Sabtu, 26 Maret 2011

DAISY cinta segitiga detektif, pelukis jalanan, dan pembunuh bayaran

26 comments
Kalo seandainya saya ditanya temen apa sih film korea yang paling kamu rekomendasiin???. Saya akan menyusun daftar film korea terbaik yang pernah saya tonton. Di urutan pertama, dengan senang hati akan saya tulis “Daisy”. Bukannya berlebihan, mungkin film ini adalah film korea terbaik bergenre romance versi saya. Saya sudah nonton 3 kali eee tetep kepengen nonton lagi :D. Setidaknya butuh waktu lebih dari 1 hari bagi saya untuk ngilangin feelnya setelah nonton film ini (lebay yak^^). Bahkan setiap temen yang ngaku sebagai jamaah sufi (suka film) n sudra (suka drama) korea selalu saya rekomendasiin supaya nonton nie film. Sekarang mari baca review lengkap saya tentang film tersebut. Enjoy..........!!!

Apa yang terlintas dalam pikiran Anda kalo dengar tema cinta segitiga dalam sebuah film. Mungkin yang lazim terpikir tipikal cerita macam ini : seorang gadis yang mempunyai dua orang sahabat cowok. Kemana-mana selalu bareng, lengket banget udah kaya mimi lan mintuna (istilah dalam bahasa jawa hehe). Pada awalnya persahabatan mereka normal2 aja. Semua berubah ketika timbul rasa suka dari salah seorang cowok. Si cewek awalnya sih nolak ogah-ogahan judes-judesan uring-uringan (jinak2 merpati ato apa lah) pake dalih kita kan sahabatan TAPI akhirnya luluh juga. Cowok satunya (yang KEBETULAN juga suka) nggak terima. Akhirnya kedua cowok ini saling bersaing buat ngedapetin perhatian si cewek dst............. Ya skenario seperti ini sangat mungkin terjadi TAPI tentunya hanya di serial ftv yang diputer tiap siang dan malem yang settingnya di kota Jogja/Bali. ATAU film lokal Indonesia yang asal jadi dan bertabur bintang remaja. Sekali lagi bukannya saya fanatik film korea atau merendahkan karya sineas lokal tapi apa mau dikata realita berkata demikian kan???.

Plot cerita yang sangat kontras akan Anda temui dalam film Daisy. Ketika memasuki film Anda akan segera disuguhi pemandangan padang bunga daisy yang indah. Bunga daisy hanya tumbuh di wilayah negara Eropa Barat. Dari sini bisa tahu kan kalo setting film ini bukanlah di Korea seperti pada umumnya. Nggak banyak lho film korea yang ngambil setting di luar korea. Jadi dari segi setting tempat saja film ini sudah cukup unik. Pada dasarnya kita diajak melihat apa makna cinta dari ketiga sudut pandang manusia yang berbeda. Satu lagi yang menurut saya unik dari film2 korea termasuk film ini. Film Korea meski genrenya romance punya taste yang beda sama romancenya film2 Barat. Dalam film Korea, untuk ngegambarin seberapa besar cinta dua insan itu nggak perlu pake adegan cium2an apalagi sampai adegan ranjang ala film Barat. Sejauh yg saya tonton, perasaan cinta lebih digambarkan dengan gesture2 tertentu, dialog2 romantis atau hal lain yang mengajak imajinasi penonton berpikir menafsirkannya. Mungkin emang karena beda culture kali yak?. Contohnya nih dalam film daisy, mengambil sudut pandang sang pembunuh bayaran. Si doi ni udah lama naksir sama tokoh cewek. Tapi karena profesinya, dia gak pernah berani mendekati si gadis. Khawatir suatu saat akan membahayakan keselamatan org yg dicintainya. Tapi ya namanya udah cinta, dari kejauhan dia hanya bisa mengamati setiap gerak-gerik sang gadis (pake tele sniper coba, wew). Dari situ dia jadi tahu apa kesukaannya n apa rutinitasnya setiap hari. Dia juga belajar lho dunianya sang gadis seperti belajar ngelukis (gagal mulu tapi) dan mengenali karya2 seni. Yang menurut saya menyentuh adalah ketika dia melihat ada pria lain yang mendekati gadis pujaannya tersebut. But he can do nothing!!!

Tokoh wanita utama diperankan oleh Jun Ji Hyun. Aktris Korea yang sudah nggak asing bagi saya karena hampir semua film korea yang ada castnya dia sudah saya tonton hehe. Motivasi nonton film daisy ya awalnya gara-gara ada dia. Ji Hyun memerankan seorang wanita muda yatim piatu yang tinggal bersama kakeknya di toko barang antik. Dia seorang pelukis jalanan yang mencari tambahan uang dengan menggambar sketsa wajah. Cita-cita terbesarnya adalah suatu hari dapat membuka pameran lukisan karyanya sendiri. Setiap sore Ji Hyun selalu mendapat kiriman bunga daisy dari seorang pria misterius. Tokoh kedua adalah seorang detektif interpol yang sedang melakukan penyelidikan kasus peredaran narkoba. Sang detektif jatuh hati pada Ji Hyun setelah beberapa kali dilukis sketsa wajahnya. Loh nggak nyambung donk sama pekerjaan detektif???. Rupanya hal itu dilakukan agar samaran pak detektif nggak mencurigakan ketika mengintai buronannya. Tokoh ketiga dari film ini adalah seorang pembunuh bayaran profesional (hitman). Pria ini menjalankan pekerjaannya setelah mendapat kiriman bunga tulip hitam dari kliennya. Benang takdir mengikat kedua orang tersebut untuk jatuh cinta pada satu wanita. Kira-kira sapa hayo yang bakal ngedapetin hatinya Ji Hyun?????

26 komentar:

  1. wah, setuju bgt nih sm kata2 eri:
    Dalam film Korea, untuk ngegambarin seberapa besar cinta dua insan itu nggak perlu pake adegan cium2an apalagi sampai adegan ranjang ala film Barat.

    BalasHapus
  2. film Barat memang ada transfer nilai free seks ke org2 yg lihat. Plg enggak sampai skrg, tren di film romance korea blm kaya gitu

    BalasHapus
  3. tlong posting lirik lagu drama korea daisy dong...

    plisss...plisss...tlong ya...

    BalasHapus
  4. tlong posting lirik lagu drama korea daisy dong...

    plisss...plisss...tlong ya...

    BalasHapus
  5. jung woo sung23 Juli 2013 23.25

    ada yang tau judul music classic di film daisy

    BalasHapus
  6. top markotop memang film ini

    BalasHapus
  7. Bagi yang mau ndengerin ost-nya ada di youtube, searching aja ost film daisy. Ada yang instrumental sama yang pake voice

    BalasHapus
  8. Saya setuju dgn anda... daisy film romantis terbaik yg pernah ku tonton... meskipun aq g tau transity hehehe...

    BalasHapus
  9. Wah nggak ngira masih ad yang komen. Sekarang udh banyak yg translate Indonesia kak. Filmnya emang berkesan

    BalasHapus
  10. Ya memang keren abis

    BalasHapus
  11. keren emang kok film ini, suka sama pemeran2 y keren2....

    BalasHapus
  12. aku jatuh cinta sama yang jadi pembunuh bayarannya.. hahaha padahal udah tua.. emang bagus banget nih film.. beda dari film lainnya.. perlu dikasih penghargaan.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sayang endingnya yang tragis ya kak, dikasih penghargaan dari kita2 aja, jamaah film korea :D

      Hapus
  13. wah jadi pengen nonton chingu.. katanya ada yang versi englishnya ya.. ada yang tau gak judulnya apa?? visit back ya http://imoshare.blogspot.com

    BalasHapus
  14. Yang meranin pembunuh bayaran itu namanya aa' Jung Woo-sung, emang ganteng dan kharismatik walau udah om2 haha. Maen juga lho di drama Athena : Goddess of War

    Kalau versi english malah belum tahu kk, yg pernah nonton versi korea sama chinese

    BalasHapus
  15. Saya suka Daisy juga. Tapi lebih suka lagi Architecture 101 (penggemar film romantis wajib nonton..hehe..)

    BalasHapus
  16. masih ga ngerti sama endingnya. ada yang bisa menjelaskan?

    BalasHapus
  17. Endingnya diserahkan sama penonton kaks bagaimana menafsirknnya. Kalau menurut saya, tiga tokoh akhirnya meninggal dan mereka kembali "reuni" dalam dunia yang berbeda

    BalasHapus
  18. Boleh sist asal tetap mencantumkan sumber aslinya ya...

    BalasHapus
  19. baru nonton keamren di youtube. mewek pas ending2 nya. salam kenal dari www.sewabagus.com :)

    BalasHapus
  20. Wah masih ada aja yang nonton nih film sampai sekarang....
    Memang film romantis nya keren abis...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah 10 tahun sejak film-nya dirilis, tapi masih asyik aja ditonton. Apalagi yang baru pertama kali

      Hapus