Minggu, 27 Maret 2011

Nyan Koi, kutukan membawa berkah

4 comments


“every good guy in anime always deserve a harem”
Kali ini postingan saya bakal ngebahas tentang anime bukan k-drama/k-movie. Mungkin ke depannya saya memang akan memposting artikel2 tentang pop culture jepang jadi nggak cuman pop culturenya korea. Karena sebenarnya memang saya lagi intens mendalami kedua hal tersebut. Yak lanjut deh... Tahu artinya quote yang saya tulis di atas?. Sengaja saya awali tulisan ini dengan quote tersebut. Bukannya tanpa alasan sebab nyan koi emang salah satu anime bergenre harem. Bagi yang belum tahu, apa itu harem. Pernah lihat sinetron inayah kan?. Di sana dikisahkan kanjeng doso (public enemynya ibu2 katanya) punya istri lebih dari satu yang tinggal dalam satu rumah. Herannya para ibu2 yang ngakunya nggak setuju sama poligami adem ayem aja tuh ngikutin nie sinetron. Sekali lagi ego dikalahkan oleh hobi.

Harem adalah kondisi di mana tokoh utama (cowok) mempunyai banyak love interest dengan lebih dari satu cewek. Cowok ini mungkin punya banyak kelebihan atau good traits yang menyebabkannya menarik di mata cewek. Atau simply karena si pembuat anime memang berniat menjadikannya sebagai anime harem. Jadi meskipun tokoh cowoknya terkesan biasa saja dan nggak punya kelebihan menonjol asalkan dia baik sudah bisa jadi kandidat harem. Dari tinjauan etimologis (#halah) “nyan” dalam bahasa jepang artinya suara kucing. Lha kalau kata koi artinya adalah cinta. Anime ini memang akan banyak bercerita tentang kucing dan cinta.

Sang tokoh utama adalah seorang pelajar smu biasa, Junpei yang mempunyai kehidupan normal layaknya pelajar smu lainnya. Junpei tinggal bersama ibu dan adik perempuannya yang sangat memuja kucing. Padahal dia sendiri punya alergi akut terhadap kucing. Si Junpei ini bakalan bersin2 kalo ada kucing di dekatnya. Kucing peliharaan mereka adalah seekor kucing betina yang gemuk bernama “Nyamsus”. Semuanya berubah ketika Junpei tiba2 bisa mendengar dan memahami apa yang diucapkan kucing. Bagaimana bisa?. Rupanya menurut penjelasan nyamsus, Junpei terkena noroi (curse) dari dewa kucing yang menjadi simbol di kota tersebut. Pasalnya suatu ketika Junpei pernah secara tidak sengaja mematahkan kepala patung dewa kucing di sebuah kuil. Nggak cuman sampe di situ, dia juga diwajibkan untuk membantu para kucing yang lagi kena masalah. Apa sih masalah kucing? Ada kucing yang sering diganggu manusia (episode 1), ada kucing yang pengen diet, ada-ada aja deh pokoknya. Junpei paling enggak harus membantu 100 ekor kucing dalam waktu yang telah ditentukan. Kalau enggak, dia sendiri yang bakalan dikutuk berubah jadi kucing.

Di sinilah kisah jadi tambah seru. Seperti kata nasihat bijak, di balik cobaan pasti ada hikmah. Hikmahnya Junpei akhirnya bisa deket dengan cewek2 pemilik kucing-kucing tersebut. Salah satunya adalah Kaede. Junpei sejak lama udah naksir sama Kaede sejak kelas satu sma. Namun si Kaede ini bukan cewek yang mudah didekati olehnya. Sebab kalo bisa dibilang hampir semua kelebihan dia punyai sehingga dia jadi idola sekolah. She is blessed with natural beauty, intellegent, and good personality. Namun si Kaede ini punya masalah. Orang tuanya tidak suka dengan kucing dan justru memelihara banyak anjing. Padahal Kaede suka gemes banget sama kucing. Akhirnya dia hanya bisa melampiaskan kesenangannya tersebut pada kucing2 liar (episode 1). Kucing2 liar itu merasa terganggu sama Kaede karena katanya dia bau anjing :D dan mengadu ke Junpei. Maka dimulailah interaksi Junpei dengan Kaede.

Anime ini menurut saya sangat recommended karena punya alur cerita yang menarik dan nggak ngebosenin. Selain itu, kucing2nya itu lho sumpah tottemo kawaiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii. Rasanya jadi pengen langsung nguyel2 kucing habis nonton anime ini. Kucing terimut di seri ini menurut saya adalah kumaneko (kucing beruang) peliharaannya teman masa kecil Junpei. Dari segi humor cukup menghibur dan kocak. Namun sayangnya masih dibumbui adegan2 echi yang sebenarnya kurang perlu.

4 komentar:

  1. Saya sangat suka kucing. sepertinya anime ini patut tuk dicoba....

    BalasHapus
  2. Memang benar, sangat cocok buat para cat lovers :)

    BalasHapus
  3. Balasan
    1. tidak ada ruginya sayang sama anak bulu yang satu ini :)

      Hapus